Ad Home

Translate

Facebook

banner image

FB

Most Viewed

Showing posts with label Burung Cucak Rowo. Show all posts
Showing posts with label Burung Cucak Rowo. Show all posts

Monday, October 19, 2015

Cara Mudah Memasterkan Burung Cucak Rowo Kontes

Burung cucak rowo atau burung cucak rawa yakni diantara jenis burung berkicau paling baik di indonesia, burung ini sangat banyak digemari oleh kicaumania dan bernilai ekonomis sangat tinggi. Diantara sebagaikan harga nilai jual burung cucak rowo tersebut lantas tinggi yakni jenis suaranya dan lagu-lagu yang di-nyanyikannya. Banyak wacana dan opini salah yang berkembang tentang beberapa jenis suara burung cucak rowo ini, tetapi tidak satupun dapat dibuktikan dengan ilmiah. Terutama untuk suara ropel pada burung cucak rowo.
Cara Mudah Memasterkan Burung Cucak Rowo Kontes

Tentang tersebut diatas bisa dibuktikan dengan fakta-fakta yang kita jumpai di sehari-harinya kita sebagai berikut:
  • Anakan dari hasil breeding pasangan burung cucak rowo yang bersuara ropel, belum tentu bisa bersuara ropel layaknya ke-2 indukannya. 
  • Dari indukan yang ”engkel” atau lebih dikenal dengan bersuara tunggal, belum tentu dapat membuahkan anakan burung cucak rowo yang bersuara engkel. Tentang ini sudah sering dan banyak berjalan.
Fakta ini tunjukkan bahwa suara ropel yang dihasilkan oleh burung cucak rowo yakni efek dari sistem pemasteran selama burung tersebut tumbuh besar. Ke-2 indukan ropel bisa mewarisi suara ropel pada anak-anaknya bila pada saat anakan tersebut menetas dan tumbuh besar, selalu mendengar suara ropel dari ke-2 indukannya tersebut. Inilah pentingnya sistem pemasteran untuk burung cucak rowo.

Burung cucak rowo memiliki tingkat iq yang standar, berbeda dengan burung-burung berkicau dari keluarga turdidae yang memanglah dikenal lebih cerdas. Tetapi dengan metode dan tahapan-tahapan pemasteran yang cocok, sistem pemasteran burung cucak rowo sangat mudah ditangani. Perlu diingat, sistem memaster sama saja dengan sistem doktrin. Sering di dengarkan, maka bisa direkam dan ditirukan.

Mungkin bisa timbul pertanyaan, bagaimana, kapan dan pada usia berapakah burung cucak rowo harus kita master ? Hampir semua burung berkicau dapat di master dengan suara yang kita kehendaki, tetapi bila sistem memaster dari usia awal dan usia muda, maka bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal. Karena memori burung pada usia awal terus kosong, sampai amatlah mudah untuk men-doktrinnya. Walau demikianlah kita juga dapat memaster dan mengubah suara dari burung yang telah berumur dewasa, tetapi dengan metode dan tahapan-tahapan yang benar. Masalah waktu tidaklah satu kendala untuk satu keberhasilan.

Setelah itu, inilah fakta yang buat semua wacana dan opini salah yang berkembang tentang asal usul suara ropel dapat ditepis dengan sangat mudah. Bagaimana ? Apakah anda tertarik untuk membuktikannya ?

Cocok dengan prinsipnya : pemasteran = sistem doktrin

Yang butuh selalu diperhatikan pada saat memaster burung cucak rowo

Di dalam sistem pengisian suara master atau memaster burung berkicau, tidak mesti harus menunggu burung-burung anda di dalam kondisi rontok bulu/ngurak atau moulting, tetapi juga dapat ditangani pada burung-burung di dalam kondisi normal terlebih di dalam kondisi top form meskipun.

Yang terlebih di dalam sistem memaster burung cucak rowo, harus diperhatikan yaitu : 

  1. Ditangani pada saat burung istirahat ( siang hari setelah mandi-jemur dan waktu malam hari ). 
  2. Kandang burung atau sangkar burung sebaiknya dikerodong ( harus ), sampai burung-burung yang bisa di master lantas tenang dan memposisikannya atau membuatnya di dalam kondisi istirahat. Sampai burung lebih berkonsentrasi waktu mendengarkan materi suara-suara master yang diperdengarkan. 
  3. Volume materi suara master yang diperdengarkan sebaiknya jangan sampai terlalu besar, kecil saja tetapi jelas terdengar dan hanya dapat memaster satu persatu materi suara master atau materi suara isian. Jangan sampai memperdengarkan semakin lebih satu suara isian pada waktu yang bersamaan, karena bisa buat burung tersebut lantas bingung waktu merekam suara master. Sebaiknya setelah isian yang satu berhasil direkam atau ditiru oleh burung berkicau anda, barulah lalu dimaster dengan isian yang lain. 
  4. Materi suara master bisa mampu direkam dan ditirukan oleh burung anda kurun waktu kurang lebih 2 minggu, terlebih bisa lebih cepat lagi bergantung pada kecerdasan masing-masing burung. 

Waktu paling baik memperdengarkan materi suara master cucak rowo yakni: 

  • siang hari setelah mandi jemur ( posisi burung istirahat ) 
  • malam hari ( jam 22. 00 – 05. 00 ) 
Untuk buat jadi burung cucak rowo mempunyai anda memiliki suara ropelan yang baik, bisa konsumsi waktu hampir 3 bln., cermati tahapan-tahapan yang telah ada pada tips diatas.

Monday, February 25, 2013

Perlunya sarang alternatif untuk burung di penangkaran

Banyak keluhan mengenai pasangan induk burung di penangkaran yang tidak juga kunjung bertelur meski sudah akur dan lama dicampur. Jika hal itu menimpa Anda coba saja masalah kesehatannya, baik secara fisik maupun psikologis.

Untuk masalah fisik, selama Anda memberikan ransum pakan cukup dengan gizi yang seimbang dan selalu siap dengan suplemen untuk memperbaiki alat reproduksi ataupun suplemen perangsang birahi, itu sudah cukup.



Sedangkan untuk masalah psikologis, ini menyangkut kondisi lingkungan. Untuk burung-burung tertentu, barangkali bisa ditangkar di tempat ramai. Tetapi untuk pasangan lain, bisa jadi harus dibuatkan kandang di tempat sepi. Semua tergantung kebiasaan burung itu sebelum ditangkar, apakah burung rumahan ataukah burung baru tangkapan hutan.

Namun selain masalah kondisi lingkungan di luar kandang, maka kondisi di dalam kandang pun harus diperhatikan. Coba dicek lagi apakah kita sudah cukup memberikan keleluasaan pada burung untuk memilih tempat bersarang.

Artinya, kita jangan hanya memberi satu tempat calon lokasi sarang misalnya dengan kotak papan kayu. Selain membuat kotak, seharusnya kita juga memberi alternatif lokasi lain misalnya kita letakkan ke dalam kandang itu ranting-ranting kayu yang rapat jarak antar-rantingnya sehingga burung tertarik untuk membuat sarang di atasnya.

sarang seperti yang dilakukan di Lintangsongo BF ini."

Intinya, kalau Anda membuat kotak sarang, jangan hanya satu. Berikan 2 atau 3 dengan lokasi dan bahan yang berbeda.

Salah satu contoh pemberian banyak pilihan lokasi kepada burung dalam membuat sangkar, bisa dilihat di penangkaran jalak bali dan cucakrowo Lintang Songo BF milik Mas Samino di Solo. Di kandang penangkarannya, banyak disiapkan lokasi calon sarang. Ada kotak kayu tetapi ada juga disiapkan calon sarang yang terbuat dari kulit kelapa.

Kotak sarang tersebut ada yang dipaku mepet tembok ada yang ditempel di ranting kayu yang disiapkan di dalam kandang, dan ada juga yang sisipkan di antara ranting pepohonan di penyejuk kandang penangkaran.


Diberi kebebasan

Selain burung diberi alternatif lokasi sarang, burung juga perlu dibiarkan bebas menyusun sarang dengan cara kita meletakkan bahan-bahan sarang di tempat tertentu dan tidak langsung di lokasi-lokasi calon sarang.

Dalam hal ini kita bisa mencontoh yang dilakukan di penangkaran cucakrowo Selasih BF milik Pak Mekin di Banjar Selasih, Payangan Gianyar Bali.




Selasih BF beberapa kali menemui kasus indukan cucakrowo bertelor tidak di sarang yang sudah ada tetapi dibuang begitu saja di mana-mana. Hal ini salah satunya disebabkan oleh bahan sarang yang tidak disukai atau lokasi sarang yang tidak cocok buat indukan tersebut.

Biasanya cucak rowo menyukai lokasi sarang yang sedikit rendah sekitar 1-1,5 meter dari lantai kandang. Namun ada juga yang menyenangi tempat yang tinggi. Agar indukan cucak rowo tidak ragu-ragu untuk menempati sarang yang sudah ada, sebaiknya selain lokasi sarang yang tepat juga bahan sarang sebaiknya ditempatkan di lokasi lain. "Biarkan indukan mengambil sendiri dan menata di mangkuk sarang," papar Mekin seperti dikutip Agrobis Burung.

Di Selasih BF, bahan sarang dari ijuk diikat memanjang dan digantung di tengah-tengah kandang. Dengan cara ini, indukan akan merasa tertantang untuk mengambil bahan sarang yang tergantung sehingga keinginan kuat untuk berbiak di sarang yang sudah dibuatnya sendiri akan semakin besar.

Sumber :

Labels