Ad Home

Translate

Facebook

banner image

FB

Most Viewed

Showing posts with label agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin. Show all posts
Showing posts with label agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin. Show all posts

Sunday, March 3, 2013

Pakan / Makanan Lovebird

Pakan / Makanan Lovebird dengan baik dan mencukupi dari segi kesehatan ternak sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh lovebird sehingga untuk LoveBird yang ditangangkarkan akan berproduksi dengan baik dan menghasilkan keturunan yang berkualitas. Berikut ini akan kiata ulas tentang “ Pakan / Makanan Lovebird “. 

Makanan yang kita berikan harus berkualitas seperti buah-buahan, sayuran, dan dan telur. Tapi mungkin kita Kadang kadang bertanya mengapa LoveBird kita tidak mau makan makanan yang kita berikan. Alasannya adalah kemungkinan burung baru mengenal makanan jenis baru yang kita berikan maka untuk mensiasatinya maka makanan yang baru itu kita campur dengan makanan yang sudah biasa dikonsumsi oleh LoveBird.
 Lovebird
Makanan yang disarankan untuk Lovebird adalah sebagai berikut: apel (biji dibuang karena tidak bagus), anggur, stroberi, jeruk, jeruk, pisang, peer, kiwi dan melon. Sedangkan avocado tidak cocok untuk LoveBird karena beracun untuk LoveBird. 

Sayuran hijau yang bagus untuk makanan LoveBird adalah: kacang hijau, bayam, endive, daun mangga, peterseli, dandelion, semanggi, chickweed, mentimun, paprika kering, irisan kol, wortel, tops wortel, jagung segar, tomat, lobak, bit merah, kecambah, selada air, brokoli dan selada. Biaji-bijian yang disarankan untuk Lovebird adalah millet, gandum yang sudah dikuliti, biji bunga matahari, gandum, beras merah utuh dan wijen. Sedangkan makanan untuk anak /anakan Lovebird adalah bubur SUN kacang hijau bisa dicampur dengan air jagung muda yang diblender.

Barikut adalah daftar menu yang tidak boleh diberikan untuk burung Lovebird:

Makanan yang mengandung gula, makanan tinggi lemak, makanan asin, coklat, kopi atau teh, makanan cepat saji, makanan berminyak, cola, alkohol, susu dan ice cream. Yang perlu diperhatikan adalah air yang fresh harus di cek dan di ganti setiap hari.

Biji Kenari
Gambar no 1, Biji Kenari atau Canary seed salah satu makanan Lovebird (Klik untuk memperbesar)



Gambar no 2, makanan Lovebird yang sudah dicampur dari berbagai biji bijian



Gamba no3, Sayur sayuran adalah makanan faforit Lovebird yang sangat baik

Sumber :

Meneliti perkembangan telur lovebird saat di tetaskan

Hal yang penting ketika lovebird bertelur adalah Meneliti Kesuburan Telur Lovebird. Ketika lovebird sudah bertelur (Jumlah telur LoveBird biasanya sekiatar 7 atau 8 Butir) mungkin kita akan senang tetapi telur ini belum tentu fertile atau subur karena bisa saja semua telur tidak fertile semua atau cuma menetas sebagian saja dan kesuburan telur LoveBird sangat di pengaruhi proses pembuahan, proses pengeraman, fertilitas indukan, makanan yang yang kita berikan dan infeksi bakteri. Sebagai contoh kalau makanan kurang baik dalam kandungan nutrisinya maka telur juga tidak baik.


Baik mari kita lanjutkan bahasan kita tentang meneliti telur loveBird. Ada beberapa langkah untuk meneliti kesuburan telur lovebird. Proses ini disebut candling atau peneropongan. Proses ini menempatkan telur pada sumber cahaya di ruangan yang gelap untuk mengetahui isi dalam telur. 

Berikut ini adalah peralatan yang digunakan untuk peneropongan:
  1. Wadah untuk membawa telur lengkap dengan kain yang lembut untuk meletakannya 
  2. Lampu senter yang sinarnya sangat terang.
  3. Kandang cadangan untuk indukan.
  4. Sebuah ruangan yang cukup gelap.
perkembangan telur

Setelah itu semua sudah siap maka masukkan indukan ke kandang cadangan, kemudian telur letakkan di wadah yang diberi kain lembut untuk kemudian dibawa ke dalam ruang yang gelap. satu demi satu ambil kemudian kita sorot dengan lampu senter yang bersianar kuat yang menembus ke dalam telur sehingga kelihatan isi dalam telur.

Peneropongan ini yang harus kita perhatikan adalah harus dengan waktu yang secepat mungkin untuk kemudian segera kembalikan telur kepada induknnya karena kalau terlalu lama maka bisa menjadikan induk merasa terganggu sehingga tidak mau mengeram.

Apa kesimpulan dari telur yang telah kita teropong??

Jika telur love bird yang telah dierami seminggu tetapi masih tampak seperti awal sebelum dierami ada ruang udara kecil di ujung telur dan kuning telur tidak berubah/ tidak muncul seperti garis-garis halus pembuluh darah maka kemungkinan telur tidak subur atau fertile. Sedangkan tanda tanda telur yang subur yang sudah dierami 5 sampai 7 hari akan muncul garis garis halus seperti pembuluh darah merah, yang dapat Anda lihat ketika di teropong walaupun masih tampak samar tapi pasti muncul kalau telur lovebird memang baik / bagus. Garis garis halus ini adalah pembuluh darah yang sedang berkembang dari anak love bird.

Sedangkan telur yang buram ada 2 kemungkinan, bisa busuk(tidak fertile) atau fertile. Teluryang baik / fertile ketika sudah seminggu lebih akan buram dan tampak ada ruang udara yang kecil di ujung telur. nantinya sebelum menetas ruang udara ini akan hilang sama sekali. Telur yang buram bisa juga karena anak sudah mati di dalam. Telur love bird yang tidak bagus ini terdapat kantong udara yang besar.

Sumber : juallovebirdternak.wordpress.com

Wednesday, January 23, 2013

Perawatan dan pola pemberian pakan pada kacer mabung

Perawatan dan setelan burung kacer mabung


Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.



Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.





Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).



Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).

Penggangu tersebut antara lain:
  • Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.
  • Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).
  • Kimiawi – penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.
  • Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.
Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?
  1. Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
  2. Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
  3. Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.
Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.

Sumber :

Labels