Ad Home

Translate

Facebook

banner image

FB

Most Viewed

Showing posts with label Kontes Burung Berkicau. Show all posts
Showing posts with label Kontes Burung Berkicau. Show all posts

Friday, December 11, 2015

Kontes Burung dari Kedokteran Hewan Cup UGM

Kami informasikan kepada pengunjung setia blog ini tentang kontes burung berkicau terbaru di bulan September 2013. Kontes burung kali ini bertajuk kedokteran Hewan Cup UGM 2013 untuk memeriahkan dies natalis ke 67 fakultas kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada.

Kontes Burung dari Kedokteran Hewan Cup UGM

Kontes burung kicauan ini merupakan ajang silaturahim selain untuk memperebutkan kejuaraan burung kicauan dan uang plus tropy dari Fakultas.

Buat sobat burung sekalian yang ingin ikut dalam kontes ini. Silahkan daftarkan diri anda dan jagoan anda. Buat sobat yang punya informasi lain mengenai kontes burung berkicau lain, silahkan menghubungi kami untuk dapat dipublikasikan. #majalahburungpas.

Monday, November 16, 2015

Jenis-Jenis Ciblek yang Sering Tampil di Kontes Burung Berkicau

Burung Ciblek dengan postur tubuh kecil  yang memiliki suara khas banyak dilirik oleh pecinta burung berkicau baik itu dipelihara untuk masteran ataupun untuk di ikut sertakan dalam perlombaan burung berkicau. Ciblek dipilih karena mempunyai suara merdu dan memilih satu nada yang terus berulang- ulang dalam tempo waktu yang cukup lama.

Untuk kontes burung berkicau, ciblek sering sekali memenangkan kontes karena mutu yang bagus volume suaranya besar, keras, tajam, cepat dan tebal. Untuk mengenal jenis ciblek andalan kicaumania, berikut adalah 3 jenis ciblek yang sering tampil di kontes burung berkicau.

1. Ciblek Pari atau Ciblek Sawah 


Ciblek jenis ciblek pari (ciblek sawah) mempunyai bentuk ekor yang panjang sebagai ciri khasnya. Selain itu susunan warna bulunya cenderung ke putih terutama pada bagian dada, namun tetap menonjolkan warna coklat si sekitar punggung dan sedikit di bagian ekornya. Kalau soal bunyi, suara burung ciblek jenis ini hanya bisa satu arah saja, cit..cit...ciiiitttt... maka dari itu ciblek pari atau ciblek sawah tergolong sebagai jenis ciblek yang cukup sulit di master, andai pun bisa membutuhkan banyak waktu, namun ciblek sawah cukup sering tampil di berbagai kontes burung berkicau.
Ciblek Pari atau Ciblek Sawah 

2. Ciblek Gunung


Ciblek gunung memiliki ciri khas sebagai burung ciblek dengan bentuk tubuh yang besar bila dibandingkan dengan jenis ciblek lainnya. Ciblek jenis ini mempunyai warna bulu coklat tua hampir di seluruh tubuhnya, bunyi ciblek gunung pun bervariasi, sehingga memudahkan sobat burung untuk melatihnya. Jenis ciblek gunung ini sering dijadikan sebagai ciblek kontes atau burung ciblek petarung, terkadang ada juga yang menyebut burung ini dengan nama 'ciblek fighter' karena variasi ocehannya yang bisa mengeluarkan bermacam-macam suara.

Ciblek Gunung

3. Ciblek Tambak 


Yang terakhir adalah jenis ciblek tambak yang memiliki dua variasi warna, yang pertama adalah ciblek tambak putih dengan campuran warna abu-abu. Warna putih pada bulu ciblek tambak ini tersusun mulai dari leher bagian bawah hingga ke bawah perutnya. Sedangkan variasi yang kedua adalah ciblek kuning, sebenarnya ciblek kuning ini masih ada warna putihnya namun tidak mencolok dan lebih cenderung ke warna kuning . Varaisi warna kuning ada di bagian bawah ekornya, dan wana putih kecoklatan terbentang dari punggung sampai ke bagian ekor . Untuk masalah ocehan dari burung ciblek tambak ini lebih ke jenis ngebremm, dengan suara yang lantang sehingga jenis ciblek tambak ini menjadi primadona di ajang kontes burung berkicau.

Ciblek Tambak 

Sumber :

Thursday, October 8, 2015

Ciri Burung Murai Batu Sudah Siap Mengikuti Lomba

Alasan utama penghobi burung berkicau sangat menginginkan jenis murai batu adalah untuk diperlombakan. Dikarenakan dari lomba tersebutlah beberapa penghobi burung murai batu bisa beroleh keuntungan yang lebih sekalian sebagai media promosi burung kicauan mereka. Dikarenakan jika murai batu yang dilombakan menyabet gelar juara, maka umumnya harga murai batu juara dapat naik mencolok mempunyai nilai jual yang tinggi.

Burung Mulai Siap Lomba

Dalam perlombaan burung ocehan, kicauan yang merdu merupakan takaran nilai utama kemenangan dari burung tersebut, walau terus ada penilaian segi yang lain tetapi itu cuma untuk pelengkap saja. Namun sayangnya, tidak seluruh burung ocehan yang diikutkan dalam lomba mengeluarkan kekuatan kicauan nada yang terbaik saat lomba berjalan, hingga pemilik burung dapat jadi kecewa, demikian halnya dengan murai batu. Murai batu yang belum siap untuk dilombakan bila dipaksa mesti dilombakan pastilah dapat menampilkan performa yang jelek. Disinilah dibutuhkan kekuatan anda sebagai pemilik untuk lihat apakah murai batu yang anda pelihara telah dalam kelompok siap atau belum. Bila ‘siap lomba’ janganlah sangsi lagi, bila ‘belum siap’ janganlah coba-coba. Kadang-kadang, walau burung murai yang kita punyai dari segi umur serta nada telah memenuhi untuk diikutkan lomba, namun jika saat persiapannya saja kita telah lakukan perihal yang salah, maka kemungkinan besar tampilan burung juga tidak optimal.

Di bawah ini merupakan tanda-tanda yang dapat dilihat untuk murai batu yang telah masuk dalam kelompok ‘siap lomba’ yaitu seperti berikut :
  1. Minimal umur murai batu 2 tahun, ini ditujukan supaya kesempurnaan bunyi nada kicauannya lebih merasa serta terdengar jelas. 
  2. Murai batu tidak giras, dalam artian mental tarung murai batu kuat, tidak takut dapat kehadiran manusia, lawan atau siapa saja. 
  3. Murai batu gacor dimana saja, murai batu dapat beradaptasi dengan lingkungan, dimana saja ada terus mengeluarkan kicauan-kicauannya. 
  4. Murai batu bersuara khas serta beragam, ada kicauan yang terdengar berulang-ulang ( ciri khas ) serta dapat mengeluarkan variasi kicauan bila telah bercampur dengan burung kicauan yang lain. 
  5. Dari segi kotorannya, kotoran yang dikeluarkan burung murai berupa kecil serta tidak basah, ini mengisyaratkan burung tersebut telah kelompok dewasa serta tengah tidak alami masalah pencernaan.

Labels