Ad Home

Translate

Facebook

banner image

FB

Most Viewed

Showing posts with label Perawatan Murai Batu. Show all posts
Showing posts with label Perawatan Murai Batu. Show all posts

Thursday, December 24, 2015

Tips Agar Murai Batu Ngeriwik Kembali Gacor

Sebagian penghoby murai batu umumnya pernah mengalami hal demikianlah, yaitu burung murai batu tidak gacor atau hanya ngeriwik. Nah, jika murai batu anda adalah salah satunya, berikut langkah-langkah supaya burung murai batu ngeriwik dapat pulih atau dengan kata lain dapat gacor kembali.

Untuk mengatasi masalah ini, teknik utamanya ada pada perawatan burung murai batu serta pemberian pakan:

  • Pagi buka krodong kasi jangkrik 5 ekor lalu jemur sekitar 1-2 jam bergantung panasnya bila burung telah megap megap buka paruh segera angkat. 
  • Anginkan sebentar lalu input kandang mandi pada saat burung mandi beri kroto kira2 1 sendok makan sekalian bersihkan sangkar. 
  • Selesai mandi anginkan lagi hingga bulunya kering lalu krodong, jika dapat sembari ditempel burung masteran 
  • Sore buka krodong angin anginkan sebentar sembari kasih jangkrik lg 5 ekor lalu krodong lagi sampai besok pagi. 
Lakukan perawatan ini dengan cara berkelanjutan serta sabar. menurut pengalaman kami ada murai batu yang memanglah ciri-cirinya bila sendirian cuma ngeriwik saja, dan baru akan gacor saat mendengar suara murai batu yang lain atau saat di trek. Jadi bila rawatan anda telah optimal namun burung belum kembali gacor, dapat dicoba didengarkan suara murai lain atau di trek.

Tuesday, November 10, 2015

Cara Mengembalikan Kondisi Ekor Murai Batu yang Rusak


Keindahan peforma penampilan style murai batu (white rumped shama) disamping ocehannya juga fisiknya. Fisik dapat kurang indah jika ekor murai batu rusak. Di sini mata merasa ngeres tengok ekor murai batu awut-awutan. Bila kita tahu pasti dapat berfikir seribu kali untuk mencabutnya. Karena bila telah dicabut terlebih situasi bulu tetap fresh tentu memiliki efek tinggi, yakni ekor tidak tumbuh serta bila tumbuh umumnya dapat tumbuh lebih pendek dari mulanya. Dari pengalaman sebagai pemula serta lagi suka-sukanya murai batu, dulu alami ekor murai batu rusak kecabut didalam situasi tetap fresh serta tetap situasi dorong ekor pasca bondol dari penjualnya. Untuk menangani ini perihal yang kami kerjakan seperti berikut :
  • Murai batu dikeluarkan dari sangkar serta dipegang; 
  • Semprot pangkal ekor (jawa=brutu) dengan air hangat-hangat kuku; 
  • Pijat-pijat dengan berlahan serta lembut untuk keluarkan sumbatan (darah/kotoran kering) di pori-pori bulu ekor; 
  • Sesudah air kering, mengolesi pangkal ekor dengan air bawang merah (jawa= brambang); 
  • Didalam 2-3 hari mengulangi pemijatan seperti sistem poin 1 hingga 4; 
  • Murai batu situasi full krodong, mandi di cepuk.
Cara Mengembalikan Kondisi Ekor Murai Batu yang Rusak
Murai batu di kasih pakan yang bergizi, contohkan: jangkrik, ulat kandang (uk), ulat hongkong (uh) atau kroto secukupnya. Amat baik bila 2-3 hari sekali di kasih minyak ikan 1 biji dengan langkah di oleskan pada jangkrik atau dicampurkan pada kroto. Sepanjang perawatan pakan voor kami ubah dengan voor lele ukuran tanggung.

Ekor murai batu mulai terlihat tumbuh didalam 10-14 hari, yang ditandai tumbuhnya bulu-bulu jarum di pangkal ekornya. Sesudah ekor dilihat telah tumbuh optimal, nyatanya akhirnya lebih pendek dari awal mulanya.

Barangkali cerita ini dulu kami catat bila tidak salah ingat satu tahun lebih yang lantas di facebook yang lain, namun dikarenakan terakhir ini ada sebagian teman facebook yang ajukan pertanyaan perihal murai batu ekor brondol (bondol) dikarenakan kecabut atau sengaja dicabut, maka kami catat lagi dari pada kami menulis jawaban dengan berulang-ulang. Kami sendiri menilai apa yang kami kerjakan cuma factor keberuntungan saja, hingga sangat barangkali bila ini diaplikasikan oleh teman penghoby hasil berbeda.

Labels